Monday, October 8, 2012

Rec 3 Genesis ( Review )



ranchise [REC] adalah semua tentang zombie, apartemen gelap dan serbuan teror klaustropobik pemacu adrenalin nyaris tanpa henti dengan sentuhan khas mokumentari yang ‘kasar’, ya, itu adalah pengalaman menonton horor yang sulit dilupakan walaupun seri keduanya sedikit menyimpang dari pakem horor zombie kebanyakan dengan memasukan banyak unsur demonic possesion namun toh [REC ] 2  masih menghibur dan tetap setia berada dalam jalur yang ditempuh pendahulunya. Nah,  lalu apa yang terjadi ketika seorang Paco Plaza mencoba ‘menelanjangi’ anak emasnya ini dengan mencabut beberapa elemen penting di atas, salah satunya adalah membuang style dokumenter-nya setelah 20 menit film berjalan dan mengantikannya dengan presentasi konvensional yang lebih tenang serta menghadirkan lebih banyak komedi gelap dan romansa, lebih banyak mayat hidup dan seorang pengantin wanita bergergaji mesin yang pesta pernikahannya dirusak, dan hasilnya, viola!  Paco Plaza, anda sudah sukses merusak semuanya.
[REC] bukan lagi [REC] ketika kau membuang elemen mokumentari-nya, jadi kamu bisa menghilangkan bangunan apartemen sempit, rombongan tim SWAT yang ketakutan bahkan si reporter cantik Angela Vidal, semua itu kecuali gaya found footage yang menjadi alasan kuat fans-nya untuk selalu menantikan kehadiran seri terbarunya. [REC]³ Génesis ini punya cerita terpisah yang berdiri sendiri, tidak ada benang merah kuat yang menghubungkan narasinya dengan dua seri pendahulunya kecuali mungkin sekelebatan berita televisi yang nyaris terlewatkan dan ini jelas salah satu faktor yang mengecewkaan karena saya atau mungkin sebagaian penonton veterannya tentu saja ingin mengetahui apa yang terjadi paska seri keduanya, jadi alih-alih memberikan sebuah jawaban Paco malah membuat versi lain yang terpisah.
Oke, naskahnya jelas tidak sesuai ekspektasi, tetapi jika kamu mencari sebuah film tetang zombie outbreak yang sebatas hanya untuk seru-seruan tanpa ambil pusing dengan cerita sebelumnya [REC]³ Génesis  sebenarnya tidak terlalu buruk, ya, Paco memilih untuk mengikuti pakem teror zombie tradisional dengan melibatkan banyak adegan kejar-kejaran dan petak umpet klise yang menyenangkan, sayang unsur komedi hitam yang coba dimasukannya tidak bekerja dengan baik termasuk romansanya yang sedikit berlebihan, untung saja ia masih punya banyak kebrutalan, galonan darah dan tubuh-tubuh yang tercabik sampai terbelah untuk menambah keseruan pesta pernikahan paling mengerikan sejak Bill mencoba membunuh The Bride dalam Kill Bill: Vol.1.
[REC]³ Génesis jelas bukan seperti seri-seri pendahulunya yang kita kenal. Tidak ada mokumentari, tidak ada teror ruang sempit yang membuat jatungmu menari-nari, dan ketika kamu membuang judulnya ia hanya tampak seperti horor-zombie yang lain. Yap, akan ada ada seri ke empatnya,  [REC] 4: Apocalypse, entah apa yang ada di kepala Paco Plaza untuk tetap nekat meneruskan wara laba zombie-nya yang semakin menurun secara kualitas ini, tetapi berita baiknya, Paco menjanjikan kemuculan kembali Manuela Velasco sebagai Angela Vidal.
Rating: ★★★★★★½☆☆☆

No comments:

Post a Comment